/uses

Apa yang faultable gunakan sekarang

Daftar peralatan yang gue gunakan dalam keseharian sebagai seorang Software Engineer dan juga remaja biasa berumur 24 tahun. Halaman ini ter-inspirasi dari sini.

Biar lebih enak gue bagi kedalam 2 bagian kali ya: Hardware dan Software.

Hardware

Berikut perangkat keras yang gue pakai (dan favorit!) di kehidupan gue

Laptop

Macbook Air 2015 (Intel) dan Macbook Air 2020 (M1). Gue merekomendasikan MBA yang 2020 karena:

  • Mendukung tampilan retina
  • Layar yang terlihat lebih lebar
  • Performa yang oke
  • Ringan (as always)
  • Tidak noisy
  • Terbaru :(

Mungkin nanti akan menjual MBA 2015 gue daripada dinganggurin terus.

PC

Intel NUC 7CJYH2. Untuk penggunaan sehari-hari ini masih oke meskipun CPU nya hanya 2 core dan memiliki RAM sebesar 8GB. Si NUC ini menggunakan sistem operasi GNU/Linux yang lebih spesifiknya adalah Elementary OS.

Ini nantinya mau gue jadiin home server barengan sama si Raspberry Pi gue.

Server

Raspberry Pi 4, ini PC pertama yang pernah gue beli karena gue tidak terlalu senang dengan PC. Bentuknya sangat kecil—yang bahkan lebih kecil dari Intel NUC gue—CPU nya 4 core, RAM 8GB dan menggunakan arsitektur ARM.

Gue menggunakan si Raspi ini sebagai home server utama gue, yang bahkan pernah menjadi router utama juga. Disini gue menjalankan NextCloud, Pi-hole, Searx, dll yang terus bertambah.

Nantinya si raspi ini mau gue kawinkan dengan si NUC biar lebih oke.

Router

Selain si raspi, gue menggunakan router GL-MT300N yang mango dari GL-iNet. Router ini menggunakan sistem operasi OpenWRT dan mendukung Wireguard out-of-the-box.

Si router ini terhubung ke jaringan Cloudflare Warp+ via Wireguard dan juga mendukung "split-tunnel" dan yang gue pakai adalah split berdasarkan MAC Address. DNS queries diarahkan ke si raspi yang mana menggunakan edgyDNS sebagai DNS upstream.

Phone

iPhone XS, nothing special. Oke mungkin kecuali fitur e-sim dan juga si iOS 15 yang lumayan berguna.

Tablet

iPad 8th generation. Ini jadi "komputer" kedua gue kalau lagi ga ada akses ke laptop. Workflow utamanya adalah membuka Blink dan SSH ke devbox gue melalui VPN, and that's it.

Selebihnya hanya digunakan untuk entertainment dari nonton, browsing, dan kadang nonton bokep juga dari sini.

Keyboard

Apple Magic Keyboard dan Keychron K2. Si Keychron ini mechanical keyboard pertama (dan mungkin terakhir) yang gue punya. Sekarang lebih banyak menggunakan Magic Keyboard nya Apple daripada Keychron karena sebuah kendala, dan juga tidak berencana untuk dijual karena alasan pribadi.

Gue personally masih tertarik dengan mechanical keyboard tapi yang jenisnya split.

Khusus iPad, gue menggunakan Apple Smart Keyboard Folio yang gak perlu menggunakan bluetooth untuk penggunaannya.

Mouse

Microsoft Bluetooth® Mouse, ini murmer pisan dan surprsingly sangat nyaman digunakan. Yang gak gue suka cuman dibagian dia menggunakan baterai daripada menggunakan sistem charging karena ehm kurang baik untuk lingkungan.

Khusus iPad, gue menggunakan Logitech Pebble. Sedikit sampah sih, dan sangat kecil cuman gue gak terlalu ngemusingin juga.

Monitor

Sekarang gue pakai Lenovo Q24i-1L dari yang sebelumnya SPC yang mana bermasalah. Si Lenovo ini warnanya enak dipandang, desainnya juga oke, dan gue tidak bermasalah dengan resolusi 1920 x 1080 meskipun hati ini selalu menginginkan yang ultrawide HAHAHA.

Misc

  • Webcam gue menggunakan Logitech C920 yang... cukup lah. Ini mendukung resolusi HD, walau cuma sampai 30fps.
  • Konsol game gue menggunakan Nintendo Switch yang lumayan membantu mengatasi kesepian gue setelah jam kerja :(
  • External speaker menggunakan Mi Smart Speaker yang cukup juga lah, cuman yang gak gue suka dia harus selalu tersambung ke listrik.
  • Headset/Headphone menggunakan Apple Airpods, lumayan oke buat denger lagu cuman enggak terlalu oke buat voice call. Kalau buat video conference lumayan oke lah khususnya kalau lebih banyak mendengar daripada berbicara. Selain itu gue menggunakan dbE HBT80 yang sangat on-budget tapi dapat dimaklumi lah khususnya buat main game dengan preferensi gue.
  • Mouse pad menggunakan Fantech FIREFLY MPR800s yang sebenarnya biasa-biasa aja sih dan gue tidak menggunakan lampu nya juga hahaha.
  • Gue pakai Yubikey untuk 2FA via hardware (dan rencana mau gue integrasi buat SSH dan GPG juga)

Software

Ini bagian yang paling menarik meskipun gue tidak terlalu banyak menggunakan perangkat lunak tapi gue paling seneng meracuni perangkat lunak yang gue gunakan.

Sistem operasi

GNU/Linux dan *BSD — no heart for Windows.

Sistem operasi varian GNU/Linux favorit gue untuk Desktop adalah Elementary OS (dan Pop!_OS) kalau untuk Server adalah Ubuntu. Kalo *BSD, di Desktop pakai Mac OS dan Server (pribadi) pakai FreeBSD (Raspberry Pi gue dual-boot dengan FreeBSD 13).

Menggunakan GNU/Linux dan atau *BSD karena alasan pribadi yang sedikit... idealis. Gue menghindari Windows bukan karena ingin yang gratisan atau masalah lainnya, melainkan sejauh yang gue tau Windows hampir seperti Spyware. Ya, Mac OS pun menghubungi Cupertino, tapi enggak se-masif Windows dan somehow gue percaya dengan misi Apple dalam melindungi data pribadi penggunanya.

Penyunting teks/kode

Vim!

Vim (lebih spesifiknya Neovim) adalah penyunting kode utama gue. Alasannya sederhana: males berpindah. Sudah beberapa kali mencoba untuk betah menggunakan Visual Studio Code karena tuntutan pekerjaan, namun selalu berpindah lagi ke vim sekalipun menggunakan ekstensi vim emulator.

Selain itu penyunting teks ini relatif ringan, memiliki ekosistem yang oke, dan menurut gue sangat ergonomis khususnya untuk yang kurang menyukai penggunaan mouse.

Dan juga memiliki plugin-plugin menarik yang bisa membuat gue lebih produktif lagi, sangat direkomendasikan!

Productivity apps (note-taking, todo list, dsb)

Gue rasa gue bukan tipe orang yang produktif dan sepertinya belum membutuhkan alat-alat yang mungkin dapat membantu gue menjadi lebih produktif lagi.

Aplikasi yang paling sering gue pakai adalah Reminders (bawaan Mac OS), karena kadang gue lupa buat ngambil laundry aja. Buat yang sifatnya tahunan ataupun on-demand, gue pakai Calendar (bawaan Mac OS), entah sekadar memperingati kerabat/keluarga ulang tahun ataupun mengingatkan gue untuk pergi keluar kota.

Notes (bawaan Mac OS juga) hampir jarang banget dipakai, paling cuma buat nyimpen catatan yang harusnya gak penting-penting amat cuman sayang aja kalau dilupakan. Kalau yang jenisnya mungkin penting banget, gak jauh bakal gue jadikan tulisan blog ataupun palingan gue bookmark disini sambil gue sisipin catatan sedikit.

Entertainment

Untuk mendengarkan lagu gue menggunakan Apple Music, karena Spotify sejauh ini baru nyedian kualitas Hi-Fi sedangkan Apple Music udah dari lossless, high-res lossless dan dolby atmos meskipun gue anaknya bukan audiophile cuman asik aja didengarnya.

Untuk menonton film, gue menggunakan Netflix.

Untuk bermain permainan, sejauh ini cuma memainkan permainan yang ada di Nintendo Switch aja karena gue enggak terlalu antusias buat bermain game.

Communication

Pertama, tentu saja the good old email. Gue hampir tiap hari cek email sekalipun kadang lupa bales kalau ada email masuk haha.

Untuk perpesanan instan, sepertinya relatif umum: WhatsApp, iMessage, Discord, dan Google Chat buat di kantor.

Selainnya kadang gue nongkrong dibeberapa channel di jaringan IRC, untuk sosmed sejauh ini gue cuma pakai Twitter dan Mastodon, dan untuk komunikasi yang jenisnya random, paling gue menggunakan Omegle ataupun Discord.

Misc

  • Terminal emulator gue menggunakan Alacritty, sangat ringan dan yang paling penting: dukung true color. Untuk di iPad gue menggunakan Blink.
  • Terminal multiplexer gue menggunakan tmux
  • Peramban utama gue sekarang LibreWolf (fork nya Mozilla Firefox), selain itu menggunakan Apple Safari (di mobile) dan Google Chrome untuk hal-hal terkait kantor
  • Password manager menggunakan 1Password setelah frustasi dengan pengalaman menggunakan Bitwarden sekalipun gue self-hosted
  • VPN client menggunakan Wireguard via Cloudflare Warp+
  • DNS stub resolver menggunakan DNSCrypt dengan Pi-hole sebagai resolver nya yang mana menggunakan edgyDNS sebagai upstream (via oDoH)
  • Firewall menggunakan iptables. Bercanda deng, gue pakai TripMode yang technically sebuah firewall.
  • Window manager menggunakan Rectangle
  • Cloud storage menggunakan NextCloud yang tersimpan di SSD gue yang terpasang di Raspberry Pi
  • Ad-blocker level peramban gue menggunakan uBlock Origin dan Wipr buat di mobile
  • Blogging engine menggunakan Ghost
  • Pengolah citra & vektor menggunakan Affinity Designer dan Sketch